Skip to main content

10 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi Selain Susu

Kalsium atau Ca merupakan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sumber kalsium yang paling umum dikenal adalah susu. Namun, tidak semua orang bisa atau suka mengonsumsi susu. Tapi jangan khawatir, terdapat beragam makanan yang mengandung kalsium yang bisa kita konsumsi sebagai alternatif.


Seperti yang diketahui hampir seluruh kalsium dalam tubuh kita tersimpan di tulang dan gigi. Hanya 1 persen yang ada di dalam darah, sel-sel otot, dan jaringan tubuh lain.
Baca juga: Penanganan Sakit Gigi Berlubang
Cadangan kalsium dalam tubuh akan terus berkurang seiring pertambahan usia. Aktivitas yang kita lakukan, jenis kelamin, dan ras juga sangat memengaruhi jumlah cadangan kalsium tubuh. Oleh karena itu, pastikan asupan kalsium kita cukup agar kebutuhan kalsium tubuh tetap terpenuhi.
10 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi Selain Susu
Susu merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Namun beberapa dari kita tidak menyukai susu, alergi susu atau memiliki kondisi intoleransi laktosa, kita bisa mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung kalsium, di antaranya:

1. Ikan sarden
Untuk takaran 5 ons ikan sarden mengandung kalsium sebanyak 572 mg atau 286 mg kalsium untuk dua setengah ons ikan sarden. Jika bisa, jangan sisihkan tulangnya karena tulang lunak pada ikan ini juga mengandung kalsium.

2. Ikan salmon
Dengan mengonsumsi 2 setengah ons ikan salmon dalam kaleng dapat memberikan asupan sekitar 180 mg kalsium. Tidak hanya mengandung kalsium, ikan ini juga mengandung omega-3 yang dapat menurunkan risiko kanker, menjaga kesehatan otak, protein yang bermanfaat menjaga kesehatan otot, dan kalium yang berfungsi mengendalikan tekanan darah.

Baca juga: 5 Manfaat Ikan Laut untuk Kesehatan

3. Brokoli
Tidak hanya ikan, sayuran juga mengandung kalsium. Salah satu sayuran yang tinggi kalsium adalah brokoli. Dalam 50 gram sayuran ini, terdapat setidaknya 30 mg kalsium. Untuk mengonsumsinya, brokoli dapat disajikan sebagai lalapan atau bahan pelengkap masakan.

4. Pokchoy atau sawi sendok
Sayuran hijau yang sering disajikan secara mentah sebagai lalapan dan terkadang menjadi bahan campuran asinan ini juga kaya akan kalsium. Satu cangkir pok choy kecil dapat mengandung kalsium sekitar 150 mg.

5. Bayam
Tidak kalah dari pok choy, bayam juga mengandung tinggi kalsium. Dalam 100 gram bayam, terkandung setidaknya 150 mg kalsium. Sayuran ini umum diolah menjadi masakan sayur bening, yang dikombinasikan dengan jagung. Kita juga bisa merebus sayur bayam tanpa tambahan bumbu apa pun, dan rasanya tetap enak.

Baca juga: Berbagai Sayuran Penurun Kolesterol yang Perlu Kita Ketahui

6. Tahu
Selain dikenal makanan yang kaya akan protein nabati, tahu juga memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi. Dengan mengonsumsi 150 gram tahu, kita sudah mendapatkan 300-500 mg kalsium.

7. Biji wijen
Meski ukurannya kecil dan biasanya hanya dijadikan pelengkap hidangan kue, biji wijen sebenarnya memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi. Satu sendok makan biji wijen mengandung sekitar 160 mg kalsium.

8. Almond
Kacang yang sering dikombinasikan dengan cokelat ini mengandung banyak kalsium. Kita bisa mendapatkan sekitar 75 mg kalsium dengan mengonsumsi 20 buah kacang almond.

9. Susu kedelai
Bila tidak suka atau tidak bisa minum susu sapi, kita bisa mencoba minum susu kedelai untuk mendapatkan asupan kalsium. Dalam tiap cangkir (200ml) susu kedelai, terkandung sekitar 240 mg kalsium.

10. Kacang merah
Tidak hanya kacang almond, kacang merah juga kaya akan kalsium. Satu cangkir kacang merah, atau sekitar 185 gram, mengandung 80 mg kalsium. Kita bisa menyantapnya dengan beragam cara, salah satunya adalah dengan menjadikannya sup kacang merah.

Baca juga: 9 Macam Buah yang Kaya Vitamin C

Pastikan kecukupan asupan kalsium untuk tubuh, baik dari susu maupun makanan yang mengandung kalsium, untuk mencegah beragam penyakit akibat kekurangan kalsium, misalnya osteoporosis. Guna mengetahui jumlah kalsium yang perlu dikonsumsi sesuai kondisi kesehatan, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung dengan dokter gizi.

Comments

Popular posts from this blog

Bagaimana Dampak Sering Mengonsumsi Bubble Tea?

Bubble tea  menjadi salah satu minuman yang sedang populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama anak-anak muda. Bahkan, banyak orang yang rela antre dan menunggu cukup lama untuk menikmati minuman ini. Meski nikmat, apakah sering mengonsumsi  bubble tea  baik untuk kesehatan? Bubble tea  adalah minuman yang berasal dari Taiwan dan mulai populer sejak tahun 90-an. Minuman ini berisi teh yang dapat ditambahkan perisa buah, sirup, susu, serta  bubble  warna hitam yang diletakkan di bagian dasar gelas. Bubble  atau  boba  yang terdapat di minuman ini berasal dari mutiara tapioka (sejenis makanan tradisional yang mirip cendol).  Bubble  ini diolah dengan cara direbus dan dicampurkan dengan  gula merah , sehingga terbentuklah bola-bola berwarna kehitaman yang manis, lembut, dan kenyal ketika dikunyah. Kandungan Nutrisi  Bubble Tea Bubble tea  adalah minuman manis yang mengandung banyak gula. Pa...

Waspada Bahan Makanan Yang Sering Membuat Keracunan

Keracunan makanan biasa terjadi akibat mengonsumsi makanan yang tidak higienis sehingga terkontaminasi kuman atau racun. Meski penyebabnya bisa makanan apa saja, namun ada beberapa jenis makanan yang sering menyebabkan keracunan. Keracunan   m akanan  merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi kuman atau zat berbahaya. Kontaminasi bisa terjadi saat pengolahan, penyimpanan, maupun penyajiannya. Berdasarkan data dari  Food Standards Agency , terdapat 900.000 kasus keracunan makanan setiap tahunnya. Makanan yang Sering Menyebabkan Keracunan Gejala keracunan makanan bisa berupa mual, muntah, diare berair atau berdarah, nyeri dan kram perut, demam, kelelahan, nyeri otot, serta sakit kepala. Keluhan tersebut dapat muncul beberapa jam, hari, atau minggu setelah makanan dikonsumsi, dan bisa berlangsung selama beberapa jam sampai beberapa hari. Kebanyakan kasus keracunan makanan disebabkan bakteri, virus, dan parasit yang menge...