Skip to main content

Posts

Showing posts with the label diabetes

Tak Disangka Pemanis Buatan Punya Manfaat Baik

Tanpa sadar, setiap hari kita mengonsumsi produk-produk yang mengandung pemanis buatan. Bahan ini hadir hampir di berbagai produk konsumsi rumahan, mulai dari minuman, kue, permen karet, hingga pasta gigi. Meski pemanis buatan adalah pengganti gula sintetis, namun bisa saja berasal dari bahan alami. Bahan alami yang biasa dijadikan pengganti gula berasal dari tumbuhan atau bahkan gula itu sendiri. Rasa manis yang dimiliki oleh pemanis buatan bisa berkali-kali lipat dari gula. Yang termasuk jenis pemanis buatan antara lain adalah sakarin, aspartam, dan sukralosa. Sejak awal kehadirannya, pemanis buatan telah menuai kekhawatiran berbagai pihak. Efek toksik yang mungkin ditimbulkannya dikatakan dapat menyebabkan berbagai risiko kesehatan. Kanker, stroke, bayi lahir dengan berat badan rendah, tekanan darah tinggi, muntah, pusing, obesitas , dan penyakit jantung adalah sederet kondisi kesehatan yang dikaitkan dengan pemakaian pemanis buatan. M...

Cara Menurunkan Kadar Gula Darah yang Perlu Kita Ketahui

Terdapat banyak cara menurunkan gula darah, mulai dari mengubah gaya hidup hingga mengonsumsi makanan dan minuman yang menyehatkan tubuh.   Untuk itu, dibutuhkan tekad yang kuat.   Ini penting dilakukan, terlebih jika berisiko menderita diabetes atau sedang mengalaminya. Meningkatnya kadar gula dalam darah dapat disebabkan oleh dua hal, kurangnya produksi  insulin  atau ketika tubuh tidak dapat mengirimkan gula dari darah ke sel secara efektif. Kadar gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah, saraf, serta organ vital lain , seperti mata, ginjal, otak, dan jantung. Kadar g ula darah yang tinggi dapat ditandai dengan gejala kelelahan, sering haus, penglihatan kabur, sakit perut, sering buang air kecil, nafsu makan meningkat, kesemutan di kaki dan tangan, serta  luka yang sulit sembuh . Selain penyakit  diabetes , kadar gula darah yang tinggi dapat menimbulkan masalah kesehatan lainnya...

Kurangi Risiko Diabetes dengan Diet Tanpa Nasi Putih

Terdapat riset terbaru yang mengkaji keterkaitan konsumsi nasi putih dengan risiko kelebihan berat badan dan risiko diabetes khususnya diabetes tipe 2. Kita dapat mencoba diet ini untuk mengurangi risiko diabetes. Pada praktiknya diet ini tidak menghilangkan nasi dalam daftar menu makanan sepenuhnya. Mari kita simak ulasan lengkapnya. Hasil sebuah penelitian menunjukkan tingkat konsumsi nasi putih yang tinggi mampu meningkatkan risiko terkena penyakit diabetes tipe 2. Dalam penelitian lain menunjukkan risiko terkena diabetes ini akan meningkat 10 persen pada orang yang setiap hari mengonsumsi nasi putih dalam porsi besar. Hal ini sering ditemukan pada orang-orang di Asia yang makanan pokoknya nasi. Diabetes tipe 2 merupakan penyakit kronis yang membuat tubuh terganggu dalam memanfaatkan insulin atau tidak memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup. Kondisi tubuh penderita diabetes tipe 2 tidak dapat mencerna glukosa secara normal sehingga berdampak pada kadar gula darah. ...

Bengkoang Kaya Manfaat

Bengkoang biasanya dikonsumsi langsung tanpa dimasak untuk salad, rujak ataupun untuk lauk. Banyak manfaat yang terkandung pada bengkoang. Bengkoang ( Pachyrhizus sp ) termasuk kelompok kacang ubi jalar dan berkerabat dekat dengan kedelai yang dibudidayakan untuk dimanfaatkan umbinya. Umbi ini terasa renyah dan manis. Daging akar bengkoang yang putih tidak berubah warna setelah dipotong dan rasa renyahnya pun bertahan bahkan setelah dimasak. Baru sedikit penelitian tentang manfaat bengkoang, beberapa diantaranya. Sebagai asupan nutrisi yang kaya vitamin C dan rendah kalori. Setiap 100 gramnya mengandung 0,7 gr protein, 1,8 gr gula, 4,9 gr serat, 8,8 gr karbohidrat, 12 mg kalsium, 0,6 mg zat besi, 150 mg potasium, 12 mg magnesium, 18 mg fosfor, 4 mg sodium, 21 IU vitamin A, 12 mcg folat. Bengkoang mentah yang kaya serat dapat menjadi prebiotik atau makanan yang membantu perkembangan bakteri baik dan probiotik dalam usus. Tepung bengkoang bisa menjadi pengganti tepung singkon...