Skip to main content

9 Macam Buah yang Kaya Vitamin C

Vitamin merupakan nutrisi yang penting bagi kesehatan terutama vitamin C, karena manfaatnya yang beragam, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh, membantu penyerapan zat besi, hingga menghasilkan kolagen. Untuk mendapat beragam manfaat tersebut, kita dapat mengonsumsi aneka buah yang mengandung vitamin C di bawah ini.


Kita mungkin sudah sangat sering mendengar anjuran untuk mengonsumsi jeruk agar kebutuhan vitamin C tercukupi. Memang benar jeruk kaya akan vitamin C, tapi sebetulnya, buah yang mengandung vitamin C dalam jumlah besar bukan hanya buah jeruk. Ada berbagai macam buah yang juga mengandung vitamin C dalam jumlah yang tinggi.

Dosis Vitamin C yang Perlu Dikonsumsi Setiap Hari
Kebutuhan vitamin C tiap orang tidak sama, tergantung pada usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatannya. Berikut ini adalah asupan harian vitamin C yang dianjurkan, berdasarkan usia dan jenis kelamin:
Usia 0-9 tahun: 40-50 mg/hari.
Remaja laki-laki usia 10-15 tahun: 50-75 mg/hari.
Laki-laki 16 tahun ke atas: 90 mg/hari.
Remaja perempuan usia 10-15 tahun: 50-60 mg/hari.
Perempuan 16 tahun ke atas: 75 mg/hari.
Seperti telah dikatakan di atas, kebutuhan vitamin C seseorang juga ditentukan oleh kondisi kesehatannya. Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tahu jumlah pasti asupan vitamin C yang harus dikonsumsi, sesuai kondisi kesehatan Anda.

Kita Bahas 9 Macam Buah yang Mengandung Vitamin C
Salah satu buah yang paling dikenal karena kandungan vitamin C-nya adalah jeruk. Selain jeruk, berikut ini adalah beberapa jenis buah kaya vitamin C yang dapat kita konsumsi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian:

1. Jambu biji
Jambu merupakan salah satu buah dengan kadar vitamin C tertinggi dibanding buah-buah lain. Rata-rata satu buah jambu mengandung 125 mg vitamin C, lebih banyak dari kebutuhan harian orang dewasa yang hanya sekitar 70-90 mg/hari. Tak hanya vitamin C, buah jambu juga kaya akan antioksidan likopen dan serat yang baik untuk kesehatan. Selain itu buah jambu biji juga bisa membantu meningkatkan jumlah keping darah atau eritrosit kita.

2. Kiwi
Dengan rasa yang menyegarkan, satu buah kiwi dapat mengandung sekitar 60 hingga 75 mg vitamin C. Buah ini juga cocok dijadikan menu diet, karena memiliki kalori yang rendah namun tinggi akan kalium dan serat.

3. Pepaya
Kita dapat memenuhi kebutuhan vitamin C hanya dengan memakan setengah buah pepaya yang rata-rata mengandung sekitar 90 - 100 mg vitamin C. Uniknya, vitamin C pada pepaya dipercaya dapat meningkatkan kemampuan daya ingat kita. Hal ini diduga karena papaya mengandung antioksidan dan antiradang yang dapat membantu mencegah kerusakan otak.

4. Nanas
Siapa gemar makan nanas? Jika gemar, Anda beruntung. Pasalnya, buah yang memiliki rasa asam menyegarkan ini mengandung sekitar 75 mg vitamin C di tiap cangkirnya. Bahkan, nanas juga diperkaya dengan serat, folat, kalium, dan magnesium yang bermanfaat bagi kesehatan tulang dan jantung.

5. Stroberi
Salah satu buah yang juga mengandung vitamin C tinggi adalah stroberi. Dalam secangkir stroberi, atau setara dengan 150 gram stroberi, terkandung 90 mg vitamin C. Tak hanya itu, stroberi juga diperkaya dengan flavonoid yang dipercaya dapat memperbaiki suasana hati sekaligus meningkatkan daya ingat.

6. Mangga
Buah yang sangat mudah didapatkan atau mungkin ada di halaman rumah kita ini ternyata tinggi vitamin C. Kita hanya perlu mengonsumsi satu buah mangga untuk mendapatkan 75 mg vitamin C. Bukan hanya itu, buah dengan rasa manis atau asam ini juga mengandung vitamin A yang sudah terbukti secara ilmiah ampuh meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan kesehatan mata.

7. Blewah
Dalam semangkuk buah blewah potong, terkandung sekitar 65 mg vitamin C. Selain  vitamin C, buah blewah yang memiliki rasa yang manis dan segar ini banyak mengandung air, sehingga baik untuk mencegah dehidrasi. Buah ini juga mengandung serat, folat dan beta karoten yang baik untuk kesehatan saluran cerna.

8. Leci
Buah berukuran mungil dan memiliki rasa manis ini juga dapat jadi pilihan kita untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian. Sekitar 7 mg vitamin C terkandung dalam satu buah leci. Bukan hanya itu, leci juga buah yang kaya akan omega-3 dan omega-6 yang bermanfaat untuk kesehatan pembuluh darah, otak, serta jantung.

9. Sirsak
Dalam 100 gram buah sirsak terkandung sekitar 30 mg vitamin C. Selain kaya akan vitamin C, sirsak juga mengandung beragam nutrisi lain, seperti protein, karbohidrat, hingga niacin yang dipercaya dapat menurunkan risiko kanker dan mencegah penumpukan kolesterol.

Dalam mengonsumsi 9 macam buah yang kaya vitamin C di atas, sebisa mungkin hindari mengolahnya menjadi jus. Alasannya, proses penghalusan diyakini dapat menghilangkan sebagian nutrisi penting pada buah yang kita konsumsi.

Selain buah, kita juga bisa mendapatkan vitamin C dari sayuran, seperti brokoli, kentang, dan kol. Untuk memilih jenis makanan yang paling tepat untuk dikonsumsi agar keseimbangan nutrisi terjaga, berkonsultasilah lebih lanjut dengan dokter gizi.

Comments

Popular posts from this blog

Bagaimana Dampak Sering Mengonsumsi Bubble Tea?

Bubble tea  menjadi salah satu minuman yang sedang populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama anak-anak muda. Bahkan, banyak orang yang rela antre dan menunggu cukup lama untuk menikmati minuman ini. Meski nikmat, apakah sering mengonsumsi  bubble tea  baik untuk kesehatan? Bubble tea  adalah minuman yang berasal dari Taiwan dan mulai populer sejak tahun 90-an. Minuman ini berisi teh yang dapat ditambahkan perisa buah, sirup, susu, serta  bubble  warna hitam yang diletakkan di bagian dasar gelas. Bubble  atau  boba  yang terdapat di minuman ini berasal dari mutiara tapioka (sejenis makanan tradisional yang mirip cendol).  Bubble  ini diolah dengan cara direbus dan dicampurkan dengan  gula merah , sehingga terbentuklah bola-bola berwarna kehitaman yang manis, lembut, dan kenyal ketika dikunyah. Kandungan Nutrisi  Bubble Tea Bubble tea  adalah minuman manis yang mengandung banyak gula. Pa...

Waspada Bahan Makanan Yang Sering Membuat Keracunan

Keracunan makanan biasa terjadi akibat mengonsumsi makanan yang tidak higienis sehingga terkontaminasi kuman atau racun. Meski penyebabnya bisa makanan apa saja, namun ada beberapa jenis makanan yang sering menyebabkan keracunan. Keracunan   m akanan  merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi kuman atau zat berbahaya. Kontaminasi bisa terjadi saat pengolahan, penyimpanan, maupun penyajiannya. Berdasarkan data dari  Food Standards Agency , terdapat 900.000 kasus keracunan makanan setiap tahunnya. Makanan yang Sering Menyebabkan Keracunan Gejala keracunan makanan bisa berupa mual, muntah, diare berair atau berdarah, nyeri dan kram perut, demam, kelelahan, nyeri otot, serta sakit kepala. Keluhan tersebut dapat muncul beberapa jam, hari, atau minggu setelah makanan dikonsumsi, dan bisa berlangsung selama beberapa jam sampai beberapa hari. Kebanyakan kasus keracunan makanan disebabkan bakteri, virus, dan parasit yang menge...

10 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi Selain Susu

Kalsium atau Ca merupakan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sumber kalsium yang paling umum dikenal adalah susu. Namun, tidak semua orang bisa atau suka mengonsumsi susu. Tapi jangan khawatir, terdapat beragam makanan yang mengandung kalsium yang bisa kita konsumsi sebagai alternatif. Seperti yang diketahui hampir seluruh kalsium dalam tubuh kita tersimpan di tulang dan gigi. Hanya 1 persen yang ada di dalam darah, sel-sel otot, dan jaringan tubuh lain. Baca juga: Penanganan Sakit Gigi Berlubang Cadangan kalsium dalam tubuh akan terus berkurang seiring pertambahan usia. Aktivitas yang kita lakukan, jenis kelamin, dan ras juga sangat memengaruhi jumlah cadangan kalsium tubuh. Oleh karena itu, pastikan asupan kalsium kita cukup agar kebutuhan kalsium tubuh tetap terpenuhi. 10 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi Selain Susu Susu merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Namun beberapa dari kita tidak menyukai susu, alergi susu atau memiliki kondisi intoleransi lakto...