Skip to main content

13 Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Gizi

Kekurangan gizi  (malnutrisi) merupakan gangguan kesehatan serius yang biasanya terjadi ketika tubuh tidak mendapat asupan nutrisi yang cukup. Padahal, nutrisi dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Malnutrisi bisa terjadi karena tubuh kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama. Tanda tubuh mengalami kekurangan gizi pada tahap awal tidak terlalu jelas, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa tubuhnya mulai kekurangan gizi. Yuk, kita simak apa saja tanda-tanda tubuh kekurangan gizi. Jangan sampai kamu kekurangan gizi hingga mengalami masalah kesehatan.

13 Tanda-Tanda Tubuh Kekurangan Gizi
Saat tubuh kekurangan gizi, ada beberapa tanda yang dapat muncul, yaitu:
Penurunan berat badan.
Beberapa orang memiliki masalah terhadap berat badan yang biasa dilihat dari indeks massa tubuh atau berat badan yang tidak ideal. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang kurang gizi yang cukup atau kekurangan asupan kalori yang memenuhi. Selain itu penurunan berat badan juga disebabkan stress karena aktivitas yang dijalani
Mudah lelah.
Efek dari malnutrisi yang juga sering terjadi adalah mudah lelah yang biasanya disebabkan karena kurang vitamin atau kekurangan energi. Kabanyakan dari kita yang malas mengonsumsi sayuran atau buah-buahan dan hanya mengonsumsi makanan karbohidrat tinggi. Hal ini bisa membuat kita menjadi mudah lelah karena terlalu banyak mengonsumsi makanan berkarbo saja.
Konsentrasi menurun.
Masalah ini hampir sama dengan masalah diatas karena konsentrasi sangat berhubungan dengan asupan gizi yang kita konsumsi. Selain itu biasanya disebabkan karena kekurangan minum air putih.
Gusi dan mulut sering luka atau nyeri.
Kebersihan mulut sangat penting untuk menjaga kesehatan gigi, gusi, dan mulut. Gusi yang terluka juga disebabkan karena kekurangan vitamin terutama vitamin C yang  bisa kita dapatkan dengan mengonsumsi buah dan sayur.

Kulit dan rambut kering.
Kulit kering disebabkan kekurangan berbagai vitamin yang dibutuhkan kulit seperti vitamin E, vitamin D dan vitamin lainnya. Pelembab kulit dan minyak perawat rambut tidak cukup untuk mencegah kulit dan rambut kering karena hanya melindungi sementara. Karena itu diperlukan asupan yang mengandung gizi yang baik  seperti sayuran dan buah-buahan.

Jaringan lemak dan otot di dalam tubuh berkurang.
Kondisi ini sering terjadi karena terlamabat makan atau malas makan karena aktivitas yang padat dan membuat asupan energi yang dikonsumsi kurang dari porsi cukup.
Pembengkakan di bagian tubuh tertentu, seperti di perut, wajah atau kaki.
Mudah terkena infeksi karena melemahnya sistem kekebalan tubuh.
Melemahnya sistem imun sudah pasti disebabkan kurangnya asupan makanan bergizi dan terlalu banyak mengkonsumsi fastfood. Kita dapat menjaga sistem imun dengan menjaga asupan dan istirahat dengan teratur.
Proses penyembuhan luka menjadi lambat.
Mudah kedinginan.
Perubahan mood atau suasana hati.
Kehilangan selera makan.
Mudah terjatuh karena otot melemah.

Apa sih Penyebab Tubuh Kekurangan Gizi?
Kekurangan gizi dapat terjadi ketika kamu tidak menjalani pola makan yang sehat. Selain itu, kekurangan gizi bisa juga disebabkan oleh kondisi kesehatan yang membuat tubuh tidak bisa menyerap nutrisi dari makanan dengan baik, atau membuat kamu tidak nafsu makan.
Ada juga beberapa hal lain yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan gizi, yaitu:
  • Menjalani diet terlalu ketat, karena bisa membuat kamu kekurangan kalori dan berbagai nutrisi penting.
  • Mengalami gangguan makan, seperti anoreksia nervosa dan bulimia.
  • Menderita penyakit yang membuat nafsu makan terganggu, seperti penyakit hati, HIV/AIDS, atau kanker.
  • Memiliki kondisi yang membuat tubuh sulit mencerna atau menyerap nutrisi, misalnya penyakit radang usus.
  • Menderita disfagia atau kesulitan untuk menelan.
  • Menderita gangguan kesehatan mental, seperti depresi dan skizofrenia.
  • Mengonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah banyak dan terlalu sering, karena dapat mengganggu proses pencernaan dan penyerapan nutrisi pada tubuh.
  • Menjalani pengobatan yang dapat menurunkan nafsu makan, seperti kemoterapi, konsumsi obat tekanan darah, atau obat tiroid.
  • Masalah ekonomi, kurangnya pengetahuan mengenai nutrisi, atau tinggal di daerah yang kekurangan makanan.
Untuk menghindari kekurangan gizi, kamu disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang tiap harinya. Makanan tersebut terdiri dari sayur dan buah, susu dan produk olahannya, juga makanan sumber karbohidrat (nasi, kentang, roti, sereal atau pasta), lemak sehat, dan protein (daging, telur, ikan, atau kacang-kacangan).

Kekurangan gizi bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lansia. Untuk mengetahui apakah tubuhmu mengalami kekurangan gizi atau tidak, kamu dapat berkonsultasi ke dokter gizi. Dokter akan menghitung indeks massa tubuhmu dan melakukan pemeriksaan lain yang diperlukan untuk mengetahui status gizimu. Setelah itu, dokter akan memberikan pengaturan pola makan yang sehat, sesuai dengan kondisimu.







Comments

Popular posts from this blog

Bagaimana Dampak Sering Mengonsumsi Bubble Tea?

Bubble tea  menjadi salah satu minuman yang sedang populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama anak-anak muda. Bahkan, banyak orang yang rela antre dan menunggu cukup lama untuk menikmati minuman ini. Meski nikmat, apakah sering mengonsumsi  bubble tea  baik untuk kesehatan? Bubble tea  adalah minuman yang berasal dari Taiwan dan mulai populer sejak tahun 90-an. Minuman ini berisi teh yang dapat ditambahkan perisa buah, sirup, susu, serta  bubble  warna hitam yang diletakkan di bagian dasar gelas. Bubble  atau  boba  yang terdapat di minuman ini berasal dari mutiara tapioka (sejenis makanan tradisional yang mirip cendol).  Bubble  ini diolah dengan cara direbus dan dicampurkan dengan  gula merah , sehingga terbentuklah bola-bola berwarna kehitaman yang manis, lembut, dan kenyal ketika dikunyah. Kandungan Nutrisi  Bubble Tea Bubble tea  adalah minuman manis yang mengandung banyak gula. Pa...

Waspada Bahan Makanan Yang Sering Membuat Keracunan

Keracunan makanan biasa terjadi akibat mengonsumsi makanan yang tidak higienis sehingga terkontaminasi kuman atau racun. Meski penyebabnya bisa makanan apa saja, namun ada beberapa jenis makanan yang sering menyebabkan keracunan. Keracunan   m akanan  merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi kuman atau zat berbahaya. Kontaminasi bisa terjadi saat pengolahan, penyimpanan, maupun penyajiannya. Berdasarkan data dari  Food Standards Agency , terdapat 900.000 kasus keracunan makanan setiap tahunnya. Makanan yang Sering Menyebabkan Keracunan Gejala keracunan makanan bisa berupa mual, muntah, diare berair atau berdarah, nyeri dan kram perut, demam, kelelahan, nyeri otot, serta sakit kepala. Keluhan tersebut dapat muncul beberapa jam, hari, atau minggu setelah makanan dikonsumsi, dan bisa berlangsung selama beberapa jam sampai beberapa hari. Kebanyakan kasus keracunan makanan disebabkan bakteri, virus, dan parasit yang menge...

10 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi Selain Susu

Kalsium atau Ca merupakan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sumber kalsium yang paling umum dikenal adalah susu. Namun, tidak semua orang bisa atau suka mengonsumsi susu. Tapi jangan khawatir, terdapat beragam makanan yang mengandung kalsium yang bisa kita konsumsi sebagai alternatif. Seperti yang diketahui hampir seluruh kalsium dalam tubuh kita tersimpan di tulang dan gigi. Hanya 1 persen yang ada di dalam darah, sel-sel otot, dan jaringan tubuh lain. Baca juga: Penanganan Sakit Gigi Berlubang Cadangan kalsium dalam tubuh akan terus berkurang seiring pertambahan usia. Aktivitas yang kita lakukan, jenis kelamin, dan ras juga sangat memengaruhi jumlah cadangan kalsium tubuh. Oleh karena itu, pastikan asupan kalsium kita cukup agar kebutuhan kalsium tubuh tetap terpenuhi. 10 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi Selain Susu Susu merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Namun beberapa dari kita tidak menyukai susu, alergi susu atau memiliki kondisi intoleransi lakto...