Skip to main content

Berbagai Makanan untuk Membuat Rambut Tampak Sehat

Memiliki rambut sehat tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan di bawah ini, kesehatan rambut akan terjaga dan berbagai masalah rambut yang mengganggumu dapat teratasi.


Sama halnya dengan anggota tubuh yang lain, rambut juga membutuhkan nutrisi agar tetap sehat. Beberapa nutrisi yang dibutuhkan oleh rambut adalah vitamin B6, B12, asam folat, dan protein. Mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi tersebut dapat membuat rambutmu sehat.

Berbagai Pilihan Makanan untuk Membuat Rambut Tampak Sehat
Meskipun terlihat sederhana, mengonsumsi makanan bergizi penting dilakukan untuk mendapatkan rambut yang sehat. Kondisi rambut sehat juga menjadi tanda bahwa tubuh kita sehat.
Kita bisa mencukupi nutrisi yang dibutuhkan untuk mendapatkan rambut sehat dengan mengonsumsi beberapa makanan di bawah ini:

1. Pisang
Rambut yang tebal dan berkilau merupakan salah satu tanda rambut sehat. Dengan mengonsumsi pisang, rambut akan tampak lebih tebal, berkilau, dan bebas dari kerontokan. Hal ini adalah berkat kandungan vitamin B6 yang tinggi dalam buah pisang.

2. Jambu biji (guava)
Rutin mengonsumsi jambu biji bisa membantu kita terhindar dari kerusakan rambut. Karena vitamin C yang terkandung dalam jambu biji memiliki sifat antioksidan yang mampu melindungi rambut dari radikal bebas penyebab rambut rusak.

3. Alpukat
Buah yang nikmat dikonsumsi baik secara langsung maupun dijadikan jus ini bermanfaat untuk menyehatkan rambut. Vitamin E yang terkandung dalam alpukat dapat menjaga rambut tetap kuat, sehingga terhindar dari kerontokan dan kerusakan.

4. Ubi
Ubi kaya akan beta-karoten, yang akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A. Vitamin ini akan mendorong produksi sebum yang dapat menjaga kelembapan rambut. Selain itu, vitamin A juga akan membuat rambut lebih cepat tumbuh dan lebih tebal, sekaligus mencegah rambut rontok.

5. Bayam
Bayam memiliki manfaat untuk menjaga kulit kepala dan rambut tetap sehat. Selain itu, bayam juga mengandung vitamin A, vitamin C, beta karoten, dan folat yang bermanfaat untuk mencegah kerapuhan rambut.

6. Daging ayam
Kekurangan asupan protein dalam tubuh dapat meningkatkan risiko rambut menjadi rapuh dan mudah patah. Untuk mencegah hal ini, kamu bisa mengonsumsi daging ayam yang kaya akan protein. Makanan lain yang bisa kamu konsumsi sebagai sumber protein adalah telur ayam. Bagian dada ayam mempunyai perbandingan protein yang lebih banyak.

7. Kayu manis
Kita bisa mengonsumsi kayu manis yang diyakini berguna untuk melancarkan peredaran darah, termasuk di area kepala. Bila aliran darah di area kepala lancar, oksigen dan nutrisi dapat tersebar ke setiap helai rambut. Dengan begitu, rambut akan senantiasa sehat.Kita dapat menambahkan kayu manis sebagai bumbu masakan agar lebih mudah mengonsumsinya.

Mulai sekarang, cobalah memasukkan berbagai makanan di atas ke dalam menu harian, untuk memperoleh rambut sehat. Jika ingin mengetahui pilihan makanan lainnya yang perlu dikonsumsi untuk menjaga kesehatan rambut, kamu bisa berkonsultasi ke dokter gizi



Comments

Popular posts from this blog

Bagaimana Dampak Sering Mengonsumsi Bubble Tea?

Bubble tea  menjadi salah satu minuman yang sedang populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama anak-anak muda. Bahkan, banyak orang yang rela antre dan menunggu cukup lama untuk menikmati minuman ini. Meski nikmat, apakah sering mengonsumsi  bubble tea  baik untuk kesehatan? Bubble tea  adalah minuman yang berasal dari Taiwan dan mulai populer sejak tahun 90-an. Minuman ini berisi teh yang dapat ditambahkan perisa buah, sirup, susu, serta  bubble  warna hitam yang diletakkan di bagian dasar gelas. Bubble  atau  boba  yang terdapat di minuman ini berasal dari mutiara tapioka (sejenis makanan tradisional yang mirip cendol).  Bubble  ini diolah dengan cara direbus dan dicampurkan dengan  gula merah , sehingga terbentuklah bola-bola berwarna kehitaman yang manis, lembut, dan kenyal ketika dikunyah. Kandungan Nutrisi  Bubble Tea Bubble tea  adalah minuman manis yang mengandung banyak gula. Pa...

Waspada Bahan Makanan Yang Sering Membuat Keracunan

Keracunan makanan biasa terjadi akibat mengonsumsi makanan yang tidak higienis sehingga terkontaminasi kuman atau racun. Meski penyebabnya bisa makanan apa saja, namun ada beberapa jenis makanan yang sering menyebabkan keracunan. Keracunan   m akanan  merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi kuman atau zat berbahaya. Kontaminasi bisa terjadi saat pengolahan, penyimpanan, maupun penyajiannya. Berdasarkan data dari  Food Standards Agency , terdapat 900.000 kasus keracunan makanan setiap tahunnya. Makanan yang Sering Menyebabkan Keracunan Gejala keracunan makanan bisa berupa mual, muntah, diare berair atau berdarah, nyeri dan kram perut, demam, kelelahan, nyeri otot, serta sakit kepala. Keluhan tersebut dapat muncul beberapa jam, hari, atau minggu setelah makanan dikonsumsi, dan bisa berlangsung selama beberapa jam sampai beberapa hari. Kebanyakan kasus keracunan makanan disebabkan bakteri, virus, dan parasit yang menge...

10 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi Selain Susu

Kalsium atau Ca merupakan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sumber kalsium yang paling umum dikenal adalah susu. Namun, tidak semua orang bisa atau suka mengonsumsi susu. Tapi jangan khawatir, terdapat beragam makanan yang mengandung kalsium yang bisa kita konsumsi sebagai alternatif. Seperti yang diketahui hampir seluruh kalsium dalam tubuh kita tersimpan di tulang dan gigi. Hanya 1 persen yang ada di dalam darah, sel-sel otot, dan jaringan tubuh lain. Baca juga: Penanganan Sakit Gigi Berlubang Cadangan kalsium dalam tubuh akan terus berkurang seiring pertambahan usia. Aktivitas yang kita lakukan, jenis kelamin, dan ras juga sangat memengaruhi jumlah cadangan kalsium tubuh. Oleh karena itu, pastikan asupan kalsium kita cukup agar kebutuhan kalsium tubuh tetap terpenuhi. 10 Makanan yang Mengandung Kalsium Tinggi Selain Susu Susu merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Namun beberapa dari kita tidak menyukai susu, alergi susu atau memiliki kondisi intoleransi lakto...